:: WELCOME TO MY BLOG, PLEASE COMMENT ::

Monday, November 16, 2015

7 fakta pengendara motor di indonesia


Pendahuluan
Quote:

Tahun 2013 lalu, jumlah orang meninggal di jalan lantaran kecelakaan mencapai angka 27 ribu. Jumlah ini diklaim lebih banyak dari pada korban penyakit mematikan seperti jantung dan TBC yang dikatakan sebagai pembunuh terbesar masyarakat Indonesia. Dari jumlah tersebut, didapatkan angka rata-rata sekitar 80 orang meninggal tiap harinya. Sangat mengerikan, bukan? 

Dari jumlah kematian tersebut, dipastikan jika korban terbanyak adalah pemotor. Sebenarnya hal ini tak begitu mengherankan jika melihat potret para pengendara motor di Indonesia. Ya, tak taat aturan, ugal-ugalan, dan menganggap enteng tiap larangan adalah pemandangan yang sudah biasa ditemui di jalan. Sehingga mungkin kita bisa meraba-raba sendiri jika angka kecelakaan pemotor masih akan tinggi, mengingat kesadaran yang tak kunjung naik 

Nah, berikut adalah fakta-fakta yang kerap dijumpai di jalan dan seringkali jadi biang dari kecelakaan sampai menghilangkan nyawa. Jika agan melakukan yang semacam ini, segera hentikan karena fatal akibatnya, terutama bagi diri sendiri 






Quote: 7 Fakta Pemotor Indonesia yang Bikin Banyak Orang Meninggal di Jalan 

Quote:Quote:1. Lampu Belakang Berwarna Putih

Lampu belakang menyilaukan seperti ini rawan sekali menimbulkan kecelakaan
https://fncounter.files.wordpress.co...-rem_silau.jpg (fncounter.files.wordpress.com)
Quote:

Stoplamp memang harus yang kelihatan agar pengemudi lain bisa awaredan tidak terjadi kecelakaan. Namun demikian, bukan jadi alasan untuk memasang lampu belakang berwarna putih. Sekarang ini mulai banyak motor-motor dimodifikasi seperti ini. Padahal tingkat bahayanya luar biasa tinggi 

Ketika siang hari terik, lampu belakang putih tidak akan terlalu kelihatan. Alhasil, ketika berhenti mendadak pengemudi belakang pun jadi kurang waspada. Akhirnya kecelakaan pun terjadi. Malam hari juga tak kurang bahayanya. Ketika malam lampu belakang yang berwarna putih ini akan menyilaukan pengendara yang ada di belakang. Kejadian kecelakaan lantaran hal ini juga masih sering terjadi. Hentikan hal semacam ini karena akan membahayakan. Alih-alih keren, lampu belakang berwarna putih akan jadi bumerang 

Quote:Quote:2. Sebelum Merah, Puntir Gas Penuh

Terobos lampu kuning selagi bisa jadi penyebab kecelakaan yang paling sering
http://cdn-2.tstatic.net/surabaya/fo...ampu-merah.jpg  (cdn-2.tstatic.net)
Quote:

Tabiat para pengendara kita memang begini. Ketika ada kesempatan untuk melintas padahal panel digital lampu merahnya sudah kuning, ya sudah terobos saja. Malas menunggu lampu merah dijadikan alasan melakukan aksi yang bisa bikin nyawa hilang seketika itu 

Seringkali kecelakaan juga disebabkan karena hal ini. Yang dari arah berlawanan tancap gas terus, padahal di sisi yang lain sudah akan menyala lampu hijaunya. Tahu sendiri bagaimana kelakuan para pemotor ketika lampu hijau. Sudah mirip start-nya MotoGP. Tabrakan tak terhindarkan hanya gara-gara tak mau menunggu lampu merah yang bahkan tak sampai 2 menit 

Quote:Quote:3. Peduli Dengan Smartphone, Tapi Tidak Dengan Nyawa

Lebih sayang smartphone dari pada nyawa
http://dimasprakoso.com/wp-content/u...pe-dijalan.jpg (dimasprakoso.com)
Quote:

Namanya juga mengemudi, maka yang namanya fokus harus jadi prioritas. Alasannya agar kita bisa taktis ketika ada apa-apa di jalan. Sehingga selamat dari hal-hal yang membahayakan. Namun orang-orang sudah sok jago sekarang dengan menganggap fokus hanya untuk mereka yang baru belajar naik motor 

Lalu kemudian malah makin menjadi dengan mainan smartphone. Alhasil, konsentrasi terbagi dan tidak bisa intuitif saat berkendara dan akhirnya kecelakaan. Perlu diketahui, angka kecelakaan tinggi penyebab spesifiknya adalah bermain alat komunikasi sewaktu berkendara. Yang bikin gregetan, sudah tahu membahayakan tapi ketika diperingatkan malah sok jagoan. Padahal ini juga untuk kebaikan dirinya 

Quote:Quote:4. Memaksa Menyalip Tanpa Memperhitungkan Jarak

Ya, akhirnya kecelakaan pun tak bisa terhindarkan
http://cdnimage.terbitsport.com/imag...us%20motor.jpg (cdnimage.terbitsport.com)
Quote:

Alasan lain kenapa kita harus berkonsentrasi di jalan, adalah bisa melakukan manuver dengan enak dan presisi. Apalagi kita dihadapkan dengan mobil-mobil besar yang notabene butuh hitung-hitungan untuk menyalip dan sebagainya. Sayangnya, banyak yang asal geber motor tanpa melakukan hal ini terlebih dahulu. Kecelakaan mengerikan pun tak bisa dihindari 

Memang kita harus bisa mengukur laju plus jarak kendaraan sehingga bisa terlewati dengan aman. Bila tidak ya sudah tunggu waktu yang tepat sampai ada kesempatan untuk menyalip. Memaksa bermanuver akan sangat membahayakan nyawa. Meskipun misalnya tak tertabrak kendaraan di depan, sangat mungkin kita oleng karena terlalu mepet dan akhirnya jatuh kemudian digilas kendaraan yang ada di belakang. Maka berhati-hatilah.

Quote:Quote:5. Meremehkan Fungsi Helm

Dengan dalih tempat dekat akhirnya meremehkan kegunaan helm
https://edorusyanto.files.wordpress....lm-lampung.jpg (edorusyanto.files.wordpress.com)
Quote:

Hanya hal opsional saja memakai pelindung kaki dan lutut ketika berkendara. Namun untuk pelindung kepala alias helm, hukumnya wajib. Helm adalah satu-satunya pelindung kepala kita, tanpanya apa yang kita andalkan ketika terjadi kecelakaan? Sayangnya banyak pemotor yang masih saja tak paham pentingnya benda satu ini 

Tidak memakai helm pun alasannya macam-macam. Biasanya yang paling sering adalah karena tempat yang dituju dekat. Sekarang, apa kita bisa memprediksi di jalan benar-benar aman? Sama sekali tidak. Yang makin miris lagi, anak-anak justru yang sering tak dipakaikan helm. Ya, meskipun dalihnya sama, yaitu jarak dekat, hal semacam ini juga jadi potret egoisme orangtua yang lebih mementingkan keselamatan dirinya sendiri 

Quote:Quote:6. Motor Gede yang Pakai Jalan Seperti Sirkuit

Makin besar dan tangguh motornya, maka tanggung jawabnya juga besar pula
https://ridermatrix.files.wordpress....-cbr1000rr.jpg (ridermatrix.files.wordpress.com)
Quote:

Gengsi pemotor kita itu tinggi sekali, khususnya mereka yang motornya bagus dan mewah. Bukti nyatanya adalah kasus Pawai Harley yang diberhentikan seorang pesepeda beberapa waktu lalu. Lewat kejadian ini pula bisa disimpulkan jika mereka, para pemotor yang kelasnya tinggi, memanglah arogan. Tak hanya ketika pawai, saat berkendara solo di jalan hal tersebut juga seringkali ditunjukkan 

Ya, aksi overtaking meliuk-liuk seringkali dilakukan oleh mereka yang punya motor gede atau sport. Padahal aksi semacam ini tentu saja membahayakan. Apalagi jalannya memanglah padat. Jika ditanya, alasannya karena motornya berat sehingga bawanya harus cepat. Ya, ini memang benar, namun harus diingat pula jika jalanan kita padat. Sangat egois sekali kalau mementingkan diri sendiri kemudian mengorbankan banyak orang 

Quote:Quote:7. Pemula yang Maksa Turun ke Jalan

Bekali kemampuan mengendara sebelum benar-benar turun ke jalan
http://us.images.detik.com/content/2...845_yamaha.jpg (us.images.detik.com)
Quote:

Setiap tahunnya jumlah motor baru yang turun ke jalan makin banyak. Itu artinya, banyak pula pemula yang baru naik motor. Sayangnya, para pemotor baru ini juga jadi alasan kenapa banyak kecelakaan di jalan. Dan seringkali korbannya adalah mereka sendiri 

Banyak pemotor baru yang belum benar-benar bisa mengendalikan motornya dan maksa ke jalan. Sehingga mereka sering melakukan kesalahan-kesalahan yang kadang berakibat fatal. Entah berjalan ke tengah dan sangat pelan, tidak bisa menguasai kendaraan di jalanan tertentu dan sebagainya. Bekali diri dengan skill mengendara mumpuni terlebih dahulu sebelum kemudian turun ke jalan. Tak mengindahkan hal semacam ini maka nyawa lah yang jadi taruhannya 

Quote:Quote:Penutup
Quote:

Ya, beginilah potret para pemotor kita dan mirisnya hal tersebut masih saja sering ditemui. Mengendara memang sejatinya pergi dari satu tempat ke tempat lain. Namun selama perjalanan itu sebenarnya nyawa kita jadi taruhan. Berkendara di jalan seperti masuk ke dalam hutan, kalau tanpa persiapan maka habis sudah kita dimangsa

Wednesday, November 11, 2015

JANGAN LANGSUNG BUANG BOHLAM LED DIRUMAH.. COBA DULU CARA INI GAN !!!

JANGAN LANGSUNG BUANG BOHLAM LED DIRUMAH.. COBA DULU CARA INI GAN !!!

Halo para Kaskuser semua...

Moga gak Repost yah.. kenapa ane yakin banget soale itu Poto ane sendiri + Tangan ane Ori bukan tangan Google hehe  

Kali ini ane mo sharing sedikit mengenai bohlam led yg biasa dipakai untuk Lampu dirumah...
sudah tau ya Bohlam led yang sudah beredar dipasaran saat ini.. dengan iming2 tahan 10 tahun dan bahasa marketing lainnya deh hehe.. 
mungkin untuk beberapa merk ternama masih bisa dibuktikan tapi merk-merk yg baru muncul dipasaran bisa jadi hanya bertahan 3 bulan bahkan 3 minggu untung-untungan'lah istilahnya hehe..

Buat para kaskuser yang sudah menggunakan lampu led dirumahnya dan kedapatan tiba-tiba mati jangan langsung dibuang gan.. cobain dulu tips dari ane ini hehe..

ane kasih bocoran teorinya dulu yah..

jd didalam 1 buah bohlam led itu terdiri dari :
1. Body Lampu
2. sirkuit yang merubah arus dari AC ke DC.
3. Emiter LED jumlah tiap Bohlam tidak sama tergantung merk dan Watt

Perlengkapan yang harus disiapkan :
1. Solder
2. Timah
3. kabel Kecil ukuran -/+ 2cm
4. Pisau kecil

Mari kita mulai  :

Lampu Led yang Mati dan siap Dibongkar

Mulai buka dari bagian tengah dengan cara dicungkil dengan Pisau kecil antara Body dan Penutupnya

Setelah terbuka terlihat ada Led-led kecil didalamnya

Nah Cek dan Perhatikan LED kecil tersebut biasanya klo ada yang mati ada titik kecil ditengahnya... atau bisa juga cek menggunakan Multitester tiap lednya.

Untuk Mengakalinya kita hanya Menjumper Led yang Mati tadi menggunakan Kabel Kecil disambung ke kutub +/- nya dengan menggunakan Solder dan Timah dimaksudkan untuk menyambung arus yang terputus dari LED yang mati tadi , jadi pada dasarnya Skema Led ini hanya Pararel saja jadi apabila ada yang terputus 1 otomatis yang lain mati atau tidak dapat menerima arus listrik.

Tahap pengetesan dan hasilnya nyala..  didalam gambar terlihat ada 1 Led lagi yg tidak hidup, ok led tersebut bukan mati melainkan dia satu jalur dengan Led yg putus tadi jadi ikutan gak Hidup tp No Problem hitung2 bisa dijadikan Cadangan klo ada led lain yg Putus hehe

Terakhir Pasang kembali seperti cara di awal..  

Oiya apabila cara ini tidak berhasil ada kemungkinan yang Mati adalah bagian sirkuit yang merubah arus dari AC ke DC. klo untuk memperbaiki komponen ini ane belum coba gan mengingat ane kan cuma nubie hehe bukan Basic Electro tp gpp ane bakal coba-coba dan terus mencari tahu hehe selagi ada waktu luang..

Maaf juga gan klo Thread ane berantakkan maklum ane nubie kan heheheg..  

Selamat Mencoba Agan-agan

Tuesday, November 10, 2015

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 1945 Merupakan Hasil Perjuangan Polisi Istimewa

Senin, 09 November 2015

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 1945 Merupakan Hasil Perjuangan Polisi Istimewa

Lensanews.com “Tanpa peran M. Jasin dan Pasukan Polisi Istimewa tidak akan ada peristiwa 10 November.” Demikian pernyataan Jenderal (TNI) Moehammad Wahyu Soedarto, seorang tokoh yang terlibat dalam peristiwa heroik 10 November 1945. 10 November 1945 diabadikan dalam sejarah bangsa dan diperingati sebagai Hari Pahlawan. Peristiwa ini terjadi di Surabaya dan di kota Pahlawan ini Polisi pernah melaksanakan “Proklamasi Polisi” Dalam ejaan lama yang berbunyi :

“Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perdjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan Polisi sebagai Polisi Repoeblik Indonesia”.

Soerabaja, 21 Agoestoes 1945
Atas Nama Seloeroeh Warga Polisi
Moehammad Jasin – Inspektoer Polisi Kelas I

Proklamasi Polisi itu merupakan suatu tekad anggota Polisi untuk berjuang melawan tentara Jepang yang masih bersenjata lengkap, walaupun sudah menyerah. Proklamasi itu juga bertujuan untuk meyakinkan rakyat bahwa Polisi adalah aparat negara yang setia kepada Republik Indonesia yang berjuang bersama rakyat dan bukanlah alat penjajah. Ketika menjadi insiden bendera, 19 september 1945, Polisi Pimpinan Moehammad Jasin bergerak cepat mereka menyatu dengan rakyat. 

Jenderal TNI Muhammad Wahyu Sudarto – Pelaku 10 November 1945, menyatakan :

“Saya hanyalah bagian dari sejarah perjuangan tanah air. Itu pun Cuma di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Sebetulnya pada “Peristiwa Surabaya” ada tokoh yang lebih hebat tetapi di mana kini tidak banyak yang kenal. Namanya Moehammad Jasin, orang Sulawesi Selatan. Jika beliau tidak ada, Surabaya tidak mungkin seperti sekarang. Beliau adalah Komandan “Pasukan Polisi Istimewa”. Kalau tugas Bung Tomo adalah “memanas-manasi rakyat”, Pak Jasin ini memimpin pasukan tempur. Kesatuannya boleh dibilang kecil, cuma beberapa ratus orang saja. Itu sebabnya mereka bergabung dengan rakyat. Kalau rakyat sedang bergerak, di tengah-tengah selalu ada truk atau panser milik Pasukan Polisi Istimewa lengkap dengan senjata mesin. Melihat Rakyat bak gelombang yang tak henti-henti itu, Jepang yang waktu itu sudah kalah dari Pasukan Sekutu menyerah kepada RI dan intinya adalah Pak Jasin.

Demikian pula kala Inggris (Sekutu) mendarat di Surabaya. Bila tidak ada Pak Jasin, arek-arek Suroboyo tidak bisa segalak itu. Pasukan Inggris datang pertama kali dengan satu brigade pada 28 Oktober 1945. Namun, setelah mereka terdesak, secara bertahap mendarat lagi empat brigade”
(JENDERAL TNI MUHAMAD WAHYU SUDARTO – PELAKU 10 NOVEMBER 1945)

Polisi Istimewa (PI) adalah jelmaan  dari CSP (Central Special Police). Apalagi, pada Agustus 1945 itu, hanya Polisi yang masih memegang senjata. Karena, setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, penguasa Jepang di Indonesia membubarkan tentara PETA dan Heiho, sedangkan senjata mereka dilucuti. Soetamo (Bung Tomo), pemimpin Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI) yang juga salah satu pejuang terkemuka dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, menyatakan :

“PETA diharapkan dapat mendukung perjuangan di Surabaya tahun 1945 , tetapi PETA membiarkan senjatanya dilucuti oleh Jepang, untung ada Pemuda M. Jasin dengan pasukan-pasukan Polisi Istimewanya yang berbobot tempur mendukung dan mempelopori perjuangan di Surabaya.”
- Soetomo (Bung Tomo)

Pasukan Polisi Istimewapun pada saat itu diperintahkan oleh Jepang untuk menyerahkan senjatanya, karena Jepang ditugaskan oleh sekutu untuk menjaga dan memelihara keamanan di Indonesia agar sekutu dengan aman dapat menginjakkan kakinya di bumi Indonesia.
 Namun secara tegas Polisi menolak perintah tersebut sehinga pada masa itu hanya Polisi yang memiliki persenjataan sedangkan kesatuan lain tidak ada. 

Hal ini juga ditegaskan oleh Jenderal TNI AD SUDARTO ex. TRIP dan pelaku 10 Nop 1945 sbb :

“Omong kosong kalau ada yang mengaku di bulan Agustus 1945 memiliki kesatuan bersenjata. Yang ada pada waktu itu hanya pasukan-pasukan Polisi Istimewa pimpinan M. JASIN, bahkan ia menyatakan bahwa tanpa peran pasukan pasukan Polisi Istimewa dibawah pimpinan M. JASIN tidak akan ada peristiwa 10 Nopember 1945.”
- Jenderal TNI AD SUDARTO ex. TRIP dan pelaku 10 Nop 1945

Pernyataan itu menunjukkan bahwa jika pertempuran itu berlangsung tanpa dukungan dan kepeloporan Pasukan Polisi Istimewa, niscaya patriotisme perjuangan rakyat di Surabaya tidak akan seheroik apa yang tercatat dalam sejarah. Hal itu juga dikuatkan dalam pidato peresmian Monumen Perjuangan Polisi Republik Indonesia di Surabaya yang disampaikan oleh Pangab RI, Jenderal (TNI) Tri Surtrisno pada 2 Oktober 1988, “Kekuatan Pasukan Polisi Istimewa pimpinan M. Jasin harus dikaji oleh seluruh bangsa Indonesia.”

Lebih lanjut Jendral (TNI) Tri Sutrisno mengatakan, 
“Tindakan Inspektur I Moehammad Jasin untuk mempersenjatai Rakyat Pejuang telah memberikan andil yang cukup besar dalam gerak maju para pejuang kemerdekaan di Surabaya, yang kemudian mencapai puncaknya dalam pertempuran heroik di Surabaya tanggal 10 Nopember 1945”.

Persenjataan yang dibagikan oleh Polisi ini didapat dari gudang-gudang senjata tentara Jepang yang diserbu dan direbut secara paksa maupun dengan perjanjian penyerahan senjata dengan jaminan keselamatan tentara Jepang karena mereka sudah amat terdesak hingga menyerah. Dalam perjanjian penyerahan senjata ini, M. Jasin hadir sebagai wakil dari pihak Indonesia dan menjamin keselamatan jiwa tentara Jepang yang menyerah.

Seperti yang tercatat dalam buku Soetjipto Danoekoesoemo, "Hari-Hari Bahagia Bersama Rakyat". Tiga peleton tentara Jepang menyerahkan senjata kepada Polisi Istimewa Seksi I dengan syarat keselamatan mereka dijamin, pada 1 Oktober 1945.

Pada 2 Oktober 1945, di Gedung General Electronics di Kaliasin Jepang menyerahkan senjata setelah terjadi pertempuran sengit dengan Tim Polisi Istimewa di bawah pimpinan Soetjipto Danoekoesoemo. Dalam pertempuran ini tentara Jepang mengeluarkan senjata-senjata mitraliur.

Pada Hari yang sama, M. Jasin yang bersama Soetomo (Bung Tomo) yang mewakili pihak Indonesia berhasil menandatangani perjanjian penyerahan senjata untuk membuka gudang Arsenal tentara Jepang yang terbesar se-Asia Tenggara di Don Bosco-Sawahan, Surabaya. Pelucutan ini diawali dengan perlawanan sengit tentara Jepang. Setelah terjadi tembak-menembak sengit dan menelan korban jiwa barulah Jepang menyerahkan senjata.

Pada akhirnya tentara Jepang menyerahkan seluruh persenjataan, termasuk tank dan panser kepada Polisi Istimewa. Polisi Istimewa kemudian membagi-bagikan senjata tersebut kepada rakyat dan pemuda dalam organisasi perjuangan. Segera setelah itu, Surabaya dibanjiri senjata api dari berbagai jenis yang digunakan untuk menghadapi pasukan Inggris dan Belanda pada peristiwa Hari Pahlawan. 

Bukan hanya membagikan senjata, Polisi Surabaya juga giat melatih perang para pemuda dan rakyat dalam menghadapi serangan tentara sekutu. Mempersenjatai rakyat pejuang sekaligus gerakan pembinaan kemiliteran dan pelatihan tempur yang dipelopori oleh Kesatuan Polisi Istimewa ini secara langsung sangat berpengaruh hingga tersusunnya kesatuan-kesatuan Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang kemudian berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Kepeloporan Polisi Istimewa yang menyebabkan lahirnya kesatuan bersenjata lainnya ini pelak saja membuat DR. H. Ruslan Abdulgani eX TRIP dan tokoh pejuang yang turut berperan aktif dalam Palagan 10 November 1945 ini mengatakan bahwa "Pasukan Polisi Istimewa lahir lebih dulu dari yang lain".
Keterlibatan M. Jasin sebagai pasukan Polisi Istimewa dalam peristiwa heroik itu jelas tidak diingkari oleh semua tokoh pejuang yang terlibat. Bahkan seorang Jenderal TNI AD, Abdul Kadir Besar SH, juga menyatakan, “Saya berani mempertanggungjawabkan pemberian kedudukan bagi Moehammad Jasin sebagai Singa Pejuang Republik Indonesia berdasarkan jasa-jasanya.”

Penyataan senada diberikan juga oleh seorang tokoh penting peristiwa 10 November 1945, DR. H. Roeslan Abdulgani, yaitu : “M. Jasin dan Polisi Istimewa yang dipimpinnya adalah modal pertama perjuangan di Surabaya.”

Demikian Pula pernyataan Jenderal (TNI) Moehammad Wahyu Soedarto, seorang tokoh yang terlibat dalam persitiwa heroik itu, yaitu : “Tanpa peran M. Jasin dan Pasukan Polisi Istimewa tidak akan ada peristiwa 10 November.”

Kehebatan Pasukan Polisi Istimewa dalam arena perjuangan Surabaya bukan hanya dikagumi kawan tapi juga disegani oleh lawan. Hal ini terdapat dalam pernyataan resmi dari Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan (Ministerie van Onderwijs en Wetenschappen) Pemerintah Belanda, oleh Van der Wall, 
“De Poelisi Istimewa, de gewezen Poelisi Istimewa guderende de Japanse tijd, onder leiding van M. Jasin is niets anders dan een Militaire strijd kracht.” (Polisi Istimewa, Mantan Polisi Istimewa diwaktu Jepang, pimpinan M. Jasin tidak lain adalah satu kekuatan tempur militer).

Pada tanggal 4 November 2015 Ir. Joko Widodo memimpin upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2015 kepada 5 putra terbaik bangsa Indonesia salah satunya adalah Alm. Komisaris Jenderal Polisi. Dr. H. Moehammad Jasin dengan julukanya Bapak Brigade Mobile (Brimob) POLRI.

Monday, November 9, 2015

Harga untuk james bond


Hi Agan-agan sekalian... udah nonton Film terbaru James Bond 007 - Spectre. 

Pengen tahu berapa gocek yg mesti ente keluarin untuk menjadi seorang James Bond dalam Film Spectre...

  (imageshack.com) (imageshack.com)

Cekidot...

Spoiler for Mobil:Hide

Aston Martin DB10 Harga USD 1,500,000 (Sekitar 20,4 Miliar Rupiah)
  (imageshack.com)

Sama seperti kebanyakan sekuel James Bond sebelumnya, James Bond Spectre juga memilih Mobil buatan negara sendiri (Inggris) yaitu Aston Martin. Sekuel kali ini yaitu Aston Martin DB10.

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Spoiler for Pakaian:Hide

Tom Ford Tuxedo Jacket Harga USD 4,390 (Sekitar 60 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Tom Ford Bomber Jacket Harga USD 2,222 (Sekitar 30 Juta Rupiah)

 (imageshack.com)

 (imageshack.com)

Matchless Craig Blouson Jacket Harga USD 1,390 (Sekitar 18,9 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

N.Peal Mock turtle neck Harga USD 305 (Sekitar 4,1 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

Tom Ford Stirrup Pants Harga USD 1,531 (Sekitar 20,9 Juta Rupiah)

 (imageshack.com)

Spoiler for Jam Tangan:Hide

Omega Seamaster 300 Harga USD 7,500 (Sekitar 102 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Spoiler for Kacamata:Hide

Tom Ford Snowdon Sunglasses Harga USD 405 (Sekitar 5,5 Juta Rupiah)

 (imageshack.com)

 (imageshack.com)

Vuarnet Glacier Sunglasses Harga USD 490 (Sekitar 6,6 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Spoiler for Gadget:Hide

Kamera Sony RX100 IV Harga USD 948 (Sekitar 12,9 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Handphone Sony Xperia Z5 Harga USD 927 (Sekitar 12,6 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Spoiler for Sepatu:Hide

Crockett & Jones Norwich Shoes Harga USD 597 (8,1 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

  (imageshack.com)

Spoiler for Senjata:Hide

Heckler & Koch VP9 Harga USD 719 (Sekitar 9,8 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

Spoiler for Minuman:Hide

Belvedere Vodka Limited Edition Harga USD 41 (Sekitar 559rb Rupiah)

 (imageshack.com)

Pendingin Minuman Bullinger Crystal Harga USD 6,895 (Sekitar 94 Juta Rupiah)

  (imageshack.com)

Spoiler for Total:Hide

Total Gocek yang dibutuhkan untuk menjadi seorang James Bond di Sekuel Spectre adalah USD 1,528,360 atau sekitar 20,7 Miliar Rupiah

Sumber:



Demikian gan trit ane… Semoga thread ane berguna bagi Nusa dan Bangsa

BRYAN. Powered by Blogger.

DAFTAR ISIAN

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More