:: WELCOME TO MY BLOG, PLEASE COMMENT ::

Wednesday, February 15, 2017

Cara Ubah Tampilan Android Jadi Seperti MacBook Tanpa Root


Dibandingkan dengan sistem operasi lain, tampilan MacBook lebih simpel dan nyaman di mata. Maka tak heran, jika kemudian banyak orang nyaman menggunakan MacBook walau harganya mahal. Karena memang sesuatu yang nyaman dan eksklusif selalu mahal, bukan?

Kamu ingin merasakan serunya menggunakan tampilan MacBook tapi gak mau keluar uang banyak? Tenang, JalanTikus punya cara ajaib untuk mengubah tampilan Android jadi MacBook!

Yuk Ubah Tampilan Android Jadi Seperti MacBook

Serunya MacBook, tersedia doc khusus di layar bawah yang bertugas sebagai shortcut. Dan juga dukungan multiwindows yang sangat bermanfaat. Nah, di Android juga bisa loh menggunakan tampilan MacBook. Tanpa root lagi.

Untuk mengubah tampilan Android jadi seperti MacBook, caranya:

Download dan install aplikasi Leena Desktop UI di smartphone Android kamu.

Leena Desktop UI (Multiwindow) 0.4.1

DownloadGoogle Play

Untuk diingat, Leena Desktop UI adalah aplikasi launcher untuk mengubah tampilan Android kamu. Jadi tidak perlu akses root untuk menggunakannya. Setelah ter-install, langsung saja kamu jadikan default launcher smartphone.

Butuh Launcher Keren?

10 Aplikasi Launcher Android Paling Keren

Baca

Agar mirip MacBook, Leena Desktop UI akan otomatis memaksa tampilan smartphone kamu jadi landscape. Tapi kamu bisa mengaktifkan fitur Screen Rotation di launcher ini kok.

Mirip MacBook, kan? Kamu bisa menjalankan banyak windows aplikasi secara bersamaan loh!

Oh iya, tampilan semua aplikasi di Leena Desktop UI juga terbilang menarik dan tidak membosankan.

Jika memiliki kabel HDMI dan memiliki fitur screen mirroring, kamu bisa menghubungkannya ke monitor tambahan loh. Sehingga kamu jadi seolah-olah memiliki MacBook di komputer atau TV milikmu. Seru, kan?

Selamat mencoba mengubah tampilan Android jadi MacBook ya!

Tuesday, February 14, 2017

10 Tanda Ketika Komputer Kamu Terinfeksi Virus dan Malware!

Untuk mempermudah pekerjaan, saat ini hampir setiap orang sudah menggunakan komputer, baik itu PC desktop maupun laptop. Tidak seperti dulu, sekarang pekerjaan apa pun akan terasa mudah ketika kita menggunakan perangkat komputer.

Namun, dalam setiap produk teknologi, pasti akan ada sebuah kelemahan. Salah satunya virus dan malware yang kerap kali menghantui komputer kamu setiap waktu. Lalu, apakah ada tanda yang mengisyaratkan bahwa komputer kita kena virus dan malware? Tentu saja ada!

10 Tanda Ketika Komputer Kamu Terinfeksi Virus dan Malware!

1. Kecepatan Komputer Berkurang

Jika komputer kamu terinfeksi virus, maka tanda yang cenderung hadir adalah kecepatan komputer akan berkurang. Hal ini dapat kamu lihat apabila kamu sedang browsing di Internet, ataupun saat kamu sedang transfer file dari komputer.

2. Alami Crash yang Cukup Sering

Saat komputer kamu terinfeksi virus dan malware jenis apa pun, biasanya komputer akan mengalami BSOD atau Blue Screen Of Death. Nah, BSOD ini berfungsi untuk memperingatkan bahwa komputer kamu sedang dalam keadaan sempurna. Biasanya, BSOD terjadi karena sistem kamu terkena malware.

3. Memulai Aplikasi Sungguh Memakan Waktu

Pernah nggak sih saat kamu buka aplikasi di komputer itu tidak berjalan cepat seperti sebelumnya? Nah, itu adalah saat di mana kamu harus segera memindai komputer dengan antivirus. Terkadang, hal ini bukan berasal dari virus, namun beberapa layanan antivirus itu mempercayai bahwa itu adalah efek samping dari virus dan malware.

4. Sering Muncul Pop-up

Nah, hal ini nih yang paling nyebelin. Biasanya, ketika komputer terinfeksi virus dan malware akan sering muncul pop-up aneh dan nggak jelas yang menampilkan perintah-perintah untuk menginstal program. Biasanya, pop-up ini juga muncul dalam bentuk penawaran menjijikkan seperti konten porno dan iklan-iklan judi.

5. Firewall dan Antivirus Tiba-Tiba Nonaktif!

Benar, terkadang jika kamu terjangkit virus dan malware yang mematikan, itu akan mematikan firewall dan antivirus yang kamu gunakan di komputer kamu. Hebatnya, kamu tidak akan menyadari hal ini. Maka dari itu, ketika melakukan pembersihan, kamu wajib cek apakah sistem firewall dan antivirus kamu masih aktif atau tidak.

6. Antivirus Palsu!

Pernah merasakan adanya antivirus palsu? Ya, hal ini paling sering dialami oleh para pengguna komputer. Biasanya, saat komputer terinfeksi virus atau malware, akan ada penawaran berupa antivirus yang bisa menyembuhkan komputermu dari virus dan malware. Ingat, jangan pernah melakukan itu, sebab itu hanyalah penipuan belaka.

7. Situs Aneh Terbuka Sendiri

Saat menggunakan komputer, hal yang paling umum untuk dilakukan adalah melakukan browsing. Nah, pada salah satu website yang kamu buka, biasanya kamu akan melihat situs aneh yang terbuka sendiri. Jika ini terjadi, lakukan penyelamatan pertama dengan menghapus cache browser dan menghapus ekstensi yang terlihat asing.

8. Traffic Internet Seketika Membesar

Ada beberapa jenis virus dan malware yang mampu bersarang di komputer kamu dan dapat menggunakan bandwidth untuk mengunduh data dan file yang tidak jelas. Atau, virus dan malware ini akan mencuri koneksi internet kamu dan berusaha mengubah komputermu itu menjadi bagian dari botnet.

9. Adanya Email dan Mention Aneh di Media Sosial

Kamu pasti sudah pernah mengalaminya bukan? Ada yang memberikan email yang nggak jelas dari siapa, dan memberikan sebuah link pada pesannya. Atau, ada juga yang sampai di-mention di media sosial dengan embel-embel penawaran menarik seperti konten porno dan lain sebagainya. Jangan pernah di-klik, sebab biasanya itu akan membawa kamu untuk menemui virus dan malware serta bisa berpotensi untuk mengubah password yang kamu pakai.

10. File Shortcut

Kamu pakai flashdisk atau harddisk eksternal? Nah, biasanya kedua benda itu yang sering banget kena virus file shortcut. Ini merupakan sebuah tanda kalau perangkat tersebut terinfeksi virus dan malware. Untuk menyembuhkannya, kamu bisa baca di Cara Menghilangkan Virus Shortcut di Flashdisk.

Itulah 10 tanda komputer kamu terinfeksi virus dan malware, yang dikutip dari Techviral. Mana tanda yang paling sering kamu temui? Jangan pernah lengah ya guys. Berikan pendapatmu pada kolom komentar di bawah ya.

Resident Evil 7 Disensor di Jepang Akibat Terlalu Gore, Ini Perbandingannya


Resident Evil 7: Biohazard adalah game yang sedang booming akhir-akhir ini. Game buatan Capcom ini menjadi salah satu game gore dengan banyak darah yang hadir di tahun 2017.

Meskipun, gore salah satu hal yang disukai banyak orang, Hal tersebut tidak berlaku di Jepang. Di negara tersebut, Resident Evil 7 mengalami cukup banyak sensor hingga tidak terlalu menyeramkan.

Sensor Resident Evil 7: Biohazard di Jepang

Untuk membuat game Resident Evil 7 menjadi lebih sedikit darah dan tidak terlalu menyeramkan. Jepang mengubah beberapa hal yang terjadi di dalam permainan.

Salah satu perubahan yang cukup mencolok terdapat pada poor deputy David Anderson. Jika pada versi Global, kepala deputy ada di dalam kulkas, pada versi Jepang, kepala diubah menjadi sebuah foto.

Selain itu masih ada lagi hal-hal yang disensor pada Resident Evil 7: Biohazard versi Jepang. Kamu bisa lihat pada videonya di bawah ini:

<iframe width="330" height="186" src="https://www.youtube.com/embed/Qfj5W435w-s" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Monday, February 13, 2017

Kenapa Harga Smartphone Xiaomi Bisa Murah? Ini 5 Alasannya

Pada tahun 2010, Xiaomi untuk pertama kalinya memperkenalkan MIUI yang berbasis sistem operasi Android. Dan pada tahun 2011, Xiaomi merilis smartphone pertamanya, Xiaomi Mi1. Sejak saat itu, secara perlahan nama Xiaomi terus berkembang pesat. Apalagi, sejak merilis seri Xiaomi Redmi.

Secara konsisten, Xiaomi terus merilis smartphone baru yang dibekali spesifikasi mewah, namun dibanderol dengan harga murah. Mungkin kamu bertanya, kenapa harga smartphone Xiaomi bisa murah?

Alasan Harga Smartphone Xiaomi Bisa Murah

Sebenarnya bukan hanya smartphone, Xiaomi juga sukses merilis action cam hingga notebook murah. Ternyata, ini alasan kenapa produk xiaomi bisa murah:

1. Minim Promosi

Alasan pertama, kenapa smartphone Xiaomi harganya bisa murah adalah karena Xiaomi minim melakukan promosi. Coba kamu ingat, kapan kamu melihat iklan Xiaomi di berbagai media yang ada? Baik itu cetak atau elektronik, Jaka yakin kamu tidak pernah melihat iklan Xiaomi.

Karena tidak pernah keluar biaya untuk iklan, maka pengeluaran Xiaomi lebih sedikit dibanding kompetitornya. Makanya, Xiaomi pun bisa menekan harga jual produknya.

2. Kerjasama Strategis

Kenapa smartphone Xiaomi yang dibekali chipset Snapdragon yang sama dengan smartphone lain harganya bisa lebih murah? Karena ternyata, ada kerjasama strategis antara Xiaomi dan Qualcomm. Kerjasama ini memungkinkan Xiaomi mendapatkan harga prosesor yang jauh lebih murah.

Kabar terbaru menyebutkan, bahwa Xiaomi akan membuat chipset sendiri, terpisah dari Qualcomm dan MediaTek. Namun, bukan berarti kerjasama Qualcomm dan Xiaomi berhenti untuk bisa menjual smartphone dengan harga murah.

3. Flash Sale

Metode flash sale Xiaomi dinilai efektif dalam menekan biaya pemeliharaan dan juga gudang penyimpanan. Dengan begitu, semua produk yang dibuat tidak akan menumpuk, sehingga tidak ada kasus produk yang tidak dijual.

4. Tujuan Penjualan

Apple menjual produknya dengan harga mahal karena memang mereka berbasis keuntungan. Berbeda dengan Xiaomi yang menargetkan market share. Karena itu, Xiaomi menjual produknya dengan harga murah, asal market share-nya semakin besar.

5. Pandai Membaca Pasar

Untuk mencapai tujuan penjualan produknya, Xiaomi mampu membaca pasar dengan baik. Alih-alih memperluas jangkauan produknya di negara yang tidak memiliki minat kepada smartphonenya, Xiaomi justru terus menggempur dan memanjakan negara yang meminatinya, seeprti Indonesia.

Karena tak ingin kehilangan manisnya pasar smartphone Indonesia, Xiaomi sampai membuat pabrik di Indonesia. Karena itu, hadirlah smartphone Xiaomi murah made in IndonesiaRedmi 4A.

Nah, itu dia 5 alasan kenapa harga smartphone Xiaomi bisa murah. Kamu tahu alasan lainnya? Share ya!

BRYAN. Powered by Blogger.

DAFTAR ISIAN

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More